Curhatan pagi para jejaka

Seorang jejaka menahan buncahan
Dari sepasang bola bercahaya yang menggantung pada sebuah malam
Mengeras dan mengeras
Tidak tau kemana harus dilepas
Dia bermimpikan sepadang vagina
Dari seorang malaikat perawan
Yang dijanjikan pada firdaus nanti
Pada pagi hari menjadi tegak dan menjulang
Maka hilanglah pikirannya



Komentar