Berterima kasih

Belakangan ini saya sudah jarang berterima kasih dengan sungguh - sungguh,berterima kasih paling dalam atas budi yang telah diberikan orang - orang disekeliling saya. Kemarin 13 Mei umur saya bertambah satu,bertambah satu seperti berkurang satu juga masa hidup saya. Dan terspesial saya benar-benar ingin berterima kasih kepada Pria ini,yang hampir 4 tahun mengisi hari-hari saya,mengisinya sampai penuh dengan berbagai macam pernak-pernik yang sebelumnya belum pernah saya lihat sama sekali.


Jika ingin balik ke-4 tahun yang lalu sesekali,banyak hal-hal lucu yang terbayang dalam memoar saya ,Pertemuan pertama yang menggemaskan.Ya yang pahit-pahit juga ada tapi selalu ada cara untuk saya dan pria ini bersenang-senang kembali,tapi saya tidak bisa pastikan apakah pria ini benar-benar bahagia atau tidak di samping saya belakangan ini,pria ini terlalu jago menyembunyikan perasaannya,walau saya tidak bisa di bohongi saat melihat sepasang matanya dalam-dalam.


Saya ingin sedikit bercerita tentang masa-masa dulu . 4 tahun yang lalu saya masih remaja sekali,belum tau ini itu,sering ragu-ragu disana dan sini,dulu kelihatan lebih sederhana,tapi saya langsung menyadari menghadapi hidup yang terlalu sederhana juga membuat saya muntah lama-kelamaan. Nah pria terspesial ini yang membuat sesuatu yang saya jalani jadi tidak sederhana,tidak terlalu biasa-biasa saja,tidak datar-datar saja . Dia banyak menawarkan perjalanan-perjalanan dan pengalaman yang dulu mungkin saya pikir bisa saya temukan dimana lagi kebebasan seperti ini .


Dia melindungi saya seperti kakak sendiri,dia kekasih tapi hangatnya seperti keluarga.Saya salut dengan pria yang sebenarnya manja sekali dengan ibunya ini,selalu ingin di usap-usap kepalanya setiap malam,tapi mati-matian selalu memanjakan saya sepanjang hari dengan kenyamanan kehadirannya . Lalu sepanjang berjalannya waktu entah sudah berapa kali kami berbagi,berbagi macam rasa,kesenangan,kebahagiaan,kesedihan,kekosongan,kejemuan sampai rasa yang benar-benar datar. Kami sudah cicipi semua hampir semua rasa,kami hanya saling menunggu waktu yang tepat saja sekarang-sekarang ini.


Yang saya tahu sampai saat ini kami masih menemukan kenyamanan saat bersama walaupun saat berjauhan kami merasa terbelah , seperti hilang setengahnya . Saya sadar atas apa yang telah ia berikan selama ini mungkin saya tidak ada apa-apanya,saya masih terlalu muda untuk mengatakan bahwa saya telah melakukan banyak kebaikan bagi orang lain. 

Jadi kali ini saya ingin berterima kasih dengan sungguh-sungguh kepada pria ini ,Pria yang menawarkan banyak kenyamanan dan perjalanan tak terduga,teman berbagi kasih,Pria yang sudah bersedia pelukannya menjadi rumah bagi saya,yang sabar menunggu saya yang terkadang terlalu lamban,sudah mau percaya dengan saya,menjadi rekan diskusi yang baik,tempat berbagi banyak hal,sudah mau jadi lengan yang hangat,bahu yang bisa saya senderi walaupun kadang dia menahannya seperti menahan seekor badak yang sedang istirahat,sudah mau mengantarkan saya jauh-jauh dari Depok ke Bekasi.Duh,terlalu banyak jika saya berterima kasih atas setiap kebaikanmu yang tak kunjung habis.

Secara singkat saya berterima kasih karena kamu sudah mau mendampingi saya selama ini dan tidak sungkan saya dampingi juga ,dari segala kekurangan saya . Terima kasih sudah memetik saya di saat saya sedang ranum-ranumnya. 

Saya hanya ingin kamu jangan terlalu menyembunyikan perasaanmu.Saya tahu kamu kuat karena terlalu sering menguatkan saya.
                                                                          We heart It 



Terima kasih .

Saya jadi bersyukur bisa di pertemukan dengan sosok sepertimu.


xoxo



Komentar

Postingan Populer