2

Kaki yang tenang saat bertemu pasir lembut
Nibbana melingkari rambut -  rambut halus yang pasrah
Kaki yang lama berdarah
Hilang tenggelam di dalam air yang terkumpul oleh air mata dewi-dewi yang Maha Asin
Terbalutlah tubuh menuju air mani Sang Rupa

Di ikat oleh seperempat sore
Lalu bulan hadir diantara obrolan para awan Awan yang senantiasa melingkari tubuhnya semalaman dalam abu-abu
Lalu aku terbiasa menghiasi bulan dengan lampu-lampu neon hangat Yang hanya menjadi bualan Terangku lebih terang dari lampu neon mu
Bulan terkekeh-kekeh sambil menghirup kopi ramuanya , melihatku setia menaikan lampu-lampu itu setiap malam agar hitam-hitam tak datang.

Komentar