#2
Ditemani rokok tetangga
Akalku melesat menuju kelam
Menyebuk dalam bayang
Yang kabur oleh gelap
Lalu aku malu-malu
Memohon rokok tetanggaku
Yang basah dan padat
Memahsyurkan tembakau segar
Yang hitam dan halus
Lalu biarkan
Hati lenggang memucat bersama padamnya asap
Hal yang patut kau bayar karena telah berkelana terlalu jauh
Hingga waktumu ditebus kembali
Dimana aku dapat mengisap kawung
Dengan penuh kesukarelaan
Komentar
Posting Komentar