-//-
Terpaksa aku tidur pada kasur penuh kutu
Membaca buku-buku basi
Merenung hingga semalam suntuk
Karena merindu
Termakan tulahku
Karena menganggap "Kebaikan bukanlah kebaikan"
Dan "Kecewa ketika mengucap kebohongan"
Menjadi rindu dan lara karena ulah benalu
Dan pada pagi hari
Masih juga begitu
Mengaduk kopi malu
Menuangkannya ke kerongkongan sendu
Akhirnya aku hanya mengikuti tuanku
Untuk ikut menahan rindu
Diranjang kutuanku
Aku memahami
Terlalu banyak hal-hal manis yang tak kutunjukan
Terlalu banyak hal-hal kecil yang kuabaikan
Karena perasaan busukku
Menganggap ngarai hanyalah ngarai
Tak dapat dituruni
Tak dapat dipanjat sekalipun
Walau kau punya segalanya
Tali dan manusia
Lagi-lagi sialnya aku teringat
Akan sebuah kesia-siaan
Karena percuma pergi jauh
Dari laut ke laut
Bukit ke bukit
Jika tak kau kuliti malu
Karena semakin rasa meninggalkan kau rongrong
Makin kuat pula perasaan mampus itu nemplok di kepala
Jadi sudahlah sayang, tak usah pikirkan perkara pilu
Mari tidur
Di pahaku yang sintal
Akan kuusap kepalamu
Dengan lugu
Tanpa malu-malu
SC
Komentar
Posting Komentar