Doa Penyembah Bulan
Suatu malam yang berantakan
Tubuhku seperti dijagal diantara sudut-sudut kamar kost
Terbiasa gelap dan sepi
Menikmati kasur yang menenangkan saat pagi datang
Terbiasa menahan kantuk dan lapar
Namun ada saatnya
Ketika bulan di tengah malam datang
Menyinari dari lubang-lubang ventilasi kamar yang kusam
Membuat siluet terpenjara dalam ruang kotak
Semua yang ada dikepalaku tumpah
Mataku haus akan penglihatan
Gelap menjadi terlalu terang
Hening menjadi terlalu riuh
Ketika Bulan datang
Nafasku setengah
Menahan bahagia yang perih
Bulan datang
Tapi Pria itu belum pulang
Ia sibuk menata Netapa
Yang tak bisa di tawar-tawar
Luka pria yang lupa pulang dengan bulan sangat kentara
Sobek di permukaanya
Membuat ia semakin indah dengan lukanya
Wahai Awatara
Berikanlah pria yang lupa pulang jalan kerumah
Karena sudah banyak rindu terkungkung dibalik pintu
Bulan mampu menemukan lubang kecil dalam kamar
Setidaknya biarkanlah pria itu menemukan Pintu ku

Komentar
Posting Komentar