Saya Punya Catatan yang Sedikit Berantakan

Saya masih melamun,dan terus melamun
Memikirkan hal-hal yang datang pergi di dalam kepala saya,beberapa hal seharusnya tidak perlu terlalu dipikirkan.
Saya masih bertanya-bertanya kenapa saya jadi semendendam ini,teman saya sudah kenyang mendengar sumpah serapah saya semalaman,dalam kamar birunya teman yang malang ini betah mengaminkan segala kata-kata penuh agresi saya  terhadap orang lain.
Saya agak merasa bersalah setelah segala angkara murka saya terlampiaskan,kenapa harus mereka yang menerima kejahatan mulut saya ini. Saat-saat seperti ini sebenarnya yang saya butuhkan hanya keramaian di dalam kesendirian,seperti berdiri di antara kerumunan orang didalam sebuah halte yang dikelilingi gedung-gedung yang kesepian , suasana tersebut membuat saya semakin meresapi memikirkan hal-hal yang lalu-lalang di otak saya,sekalipun hal-hal sulit dan menyedihkan saya tidak takut memikirkannya.

Saya menjadi aman karena tempat umum membuat saya tahan untuk tidak menangis. 

Kenapa banyak orang yang melakukan hal tidak terduga oleh saya,ini hasil kemasa bodo amatan saya selama ini ? atau saya yang mudah dipermainkan?
Intuisi saya seketika menyuruh saya berpikir bahwa sekarang saya sedang dipermainkan oleh orang yang saya tak sangka-sangka. Saya sangat sensitif dengan hal-hal yang mendadak didalam sekeliling saya,bila itu terjadi ,otak saya akan secara otomatis mengumpulkan informasi-informasi di dalam loker-loker berkode abjad sesuai dengan memoar didalam kepala saya,mencari informasi yang bersangkutan,lalu saya akan tetap mempercayai intuisi saya.

Saya sedang dipermainkan. Saya benar-benar alergi dengan orang-orang seperti ini jika dia bilang dia alergi juga dengan saya,saya mungkin 1000.000 kali lebih alergi terhadap mereka .


Note:
Kenapa tidak dilakukan secara baik-baik,agar tidak ada yang mendendam sepanjang masa.Semua orang punya porsi masing-masing bagi orang lain,bukan karena saya tidak mengikuti perintah atau mendahulukan orang lain berarti saya tidak menghargai dan tidak menyayangi,hanya saja semua orang punya porsinya masing-masing. Harusnya disadari,tanpa harus melakukan kebusukan-kebusukan yang melebihi bau darah anjing itu. Mungkin darah anjing lebih mulia dari pada mulutmu sekarang. Kalian senang seperti ini ya?Sengaja membuat saya apatis ya?Baiklah saya tidak akan notice kalian sama sekali lagi.

Lalu kalian puas dan tertawa,setelah itu saya datang dengan pisau dan menohok mulut kalian.

Komentar

Postingan Populer