Angin Mati

Angin mengitari saya

Ia punya nafsu untuk menghempaskan saya

Saya tidak peduli dengan angin

Sampai dia berkumpul menjadi tornado

Esensi saya tetap menantangnya

Untuk mati di ujung dermaga

Saya dan angin telah di kutuk Tuhan

Karena kebutaan hati

Yang tak punya anotasi tentang Fantasi

Saya dan angin terlalu bebal

Kami apatis

Tak terbantah

Tanpa Hati

Tanpa Fikiran

Kami mau mati

Mati pada saat Angin menjadi badai

Aku berdiri di atas mercusuar raksasa

Dan Angin yang dungu menabraknya



Bekasi,23 Agustus 2013






Komentar

Postingan Populer